It's my blog… It's my life…

Gajian tiba, horeee! Hal apa yang terbersit pertama kali di pikiran? Belanja, nonton, jalan-jalan, makan-makan cantique, atau yang lain? Kalau aku sih kuliner, sebulan sekali makan yang enak dan unik. Aku dan sahabatku DT yang mulai bosan nongkrong di mall dan makan yang itu-itu aja, kami mau mencoba sesuatu yang unik dan lain. Akhirnya kami mulai melakukan pencarian tempat kuliner sekitar Bandung, kota tercinta kami. Setelah menemukan beberapa yang ok, kami memutuskan untuk memulai dari yang satu ini: Talad Thai & Kombi Cafe. Walaupun lokasinya yang agak kurang biasa bagi kami, kami tetap meneguhkan hati untuk tetap kesana. Setelah tanya teman soal angkot yang lewat sana, kami pun berangkat. Oia, disana juga bisa reservasi dulu loh, jadi kalau mau ajak rombongan sebaiknya reservasi dulu biar aman. Tempat ini dekat dengan Stasiun Cikudapateuh.

Alamat Talad Thai & Kombi Cafe : Jl. Terate No.12, Samoja, Batununggal, Bandung

Telpon : (022) 7319528

talad thai & combi cafe

(Gambar diambil dari Google Maps)

Sesampainya kami disana, kami disambut patung ala Thailand berair mancur kecil di gerbang masuk. Bangunannya yang merupakan ciri khas Belanda ini menambah keunikan tersendiri bagi kami. Pemiliknya mencat bangunan tersebut dengan warna-warni yang sangat eye catching bagi kami. Lucu! Itulah kesan kami ketika masuk. Di sebelah gedung utama ada sebuah mobil van kombi yang berwarna orange, itulah tempat pembuatan minuman, ada juga bangku kayu dan meja depan mobil van kombi tersebut, jika matahari tidak terik atau hari sudah sore/malam mungkin kami akan duduk disana, hehehe.

Kami disambut semua pelayan dengan sangat ramah. Karena saat kami datang, masih sepi pengunjung, kami pun melihat-lihat semua ruangan sambil menentukan untuk duduk dimana. Ruangan di dalam gedung bagus dan lucu. Interiornya jadul dan unik, membuat kami bingung. Kami pun melihat ke halaman belakang yang juga banyak bangku dan meja kayu berbeda-beda ukuran, warna, dan bentuk, menambah keunikan tempat ini. Ada juga tanaman-tanaman yang ditata rapi sehingga membuat pengunjung semakin nyaman. Akhirnya kami memutuskan untuk mengambil tempat di halaman belakang, karena suasananya sejuk dan teduh, ada banyak pepohonan, padahal hari sedang cerah dan matahari sangat terik.

Pelayan pun datang membawakan menu. Wow, semua terlihat enak! Kami bingung untuk memilihnya. Ada beberapa nama makanan Thailand yang terkenal, berhubung kami belum pernah merasakannya, kami pun memilihnya. Setelah lama memutuskan, kami pun memesan Tom Yum Goong (Rp 46.000), Chicken Green Curry (Rp 42.000), Chicken Pad Prik Heng (Rp 42.000), Mango Sticky Rice (Rp 22.000), Nasi (Rp 7.000), Ice Thai Green Milk Tea (Rp 18.000), dan Ice Thai Lemon Grass Tea (Rp 18.000).

bon

Sambil menunggu pesanan datang, kami pun berfoto sekitar halaman belakang. Makanan kami dimasak saat itu juga, kami mendengar bunyi mendesis dari dapur sebelah kami, harum masakannya sampai pada hidung kami. Wah, semakin lapar. Tidak lama kemudian, pelayan datang mengantar semua pesanan kami kecuali Mango Sticky Rice (desert).

1

Tom Yum makanan khas Thailand yang paling terkenal, rasanya pasti sudah banyak orang yang tahu, Tom Yum Goong disini rasanya sangat segar dan pedas asam (jeruk nipis). Ada banyak batang serai dalam mangkuknya, jika suka bisa dimakan loh, entah kenapa rasa serainya tidak aneh jadi bisa dimakan. Udangnya besar-besar dan banyak membuat kami puas berbaginya. Oia, kami makannya berbagi agar bisa merasakan semuanya.

Curry Thailand ada yang hijau (Green Curry) dan merah (Red Curry), karena tampilan Red Curry kuahnya sedikit mirip Tom Yum, kami memutuskan memesan Green Curry. Ada banyak potongan ayam di dalamnya dan rasanya empuk. Kuah Curry nya enak dan kental. Ada potongan terong Belanda yang hijau dan juga leunca di dalamnya. Aku pribadi tidak suka keduanya, tapi karena disajikan dengan enak aku bisa memakan terongnya, tapi tidak dengan leunca, aku sisihkan di pinggir, hehehe.

Chicken Pad Prik Heng adalah makanan yang paling aku sukai dari semua. Kalau DT favoritnya Tom Yum Goong. Rasa Pad Prik Heng benar-benar enak. Perpaduan antara ayam, kacang mete, dan pasta udangnya luar biasa di lidahku. Ada banyak potongan bawang bombay disini dan aku habiskan juga. Sedangkan nasi dan minuman tidak perlu dijelaskan karena semua orang sepertinya sudah familiar kan.

Terakhir, Mango Sticky Rice datang belakangan setelah kami selesai menyantap semua hidangan. Ada kuah santan yang manis di atas sticky rice dan mangganya. Rasanya lembut dan manis. Walaupun kami sudah kekenyangan (porsi semua makanan banyak), kami masih bisa melahap desert kami karena enak.

Kami sangat merekomendasikan tempat makan ini. Kalau kami punya kesempatan kami akan kesini lagi dengan teman-teman yang lain. Sekian cerita kali ini, sampai jumpa!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: